Jumat, 02 Oktober 2009

bantuan asing untuk gempa sumatra barat

Beberapa negara asing menunjukkan keprihatinannya atas gempa 7,6 SR yang mengguncang Padang, Sumatera Barat. Bantuan asing dari banyak negara pun mulai berdatangan bagi Indonesia.


Dalam rilis yang diterima detikcom dari Kedubes Australia, Jumat (2/10/2009), Pemerintah Australia akan mengirimkan tim SAR, bantuan dan tim kesehatan militer, serta tim penilai teknis langsung ke lokasi gempa. Tim SAR yang dikirimkan berjumlah 36 orang, ditambah dengan 20 orang tenaga medis dan insinyur Angkatan Pertahanan Australia.

Bantuan darurat dari Australia mencakup obat-obatan, selimut dan tenda. Namun, pemerintah Australia juga memberikan bantuan sebesar Rp 2 miliar atau setara dengan 250 ribu dolar Australia kepada LSM Muhammadiyah dan dana sebesar Rp 838 juta atau setara dengan 100 ribu dolar Australia telah diberikan kepada Palang Merah Indonesia untuk operasi tanggap darurat.

Sementara itu, Inggris juga berniat mengirimkan tim ahli pencari dan penyelamat korban bencana ke Indonesia untuk membantu proses pencarian korban gempa. Tim pemadam kebakaran dan staf dari badan penyelamat sebanyak 60 orang, dengan membawa peralatan penyelamat khusus, saat ini tengah menuju ke wilayah gempa.

"Ribuan masih terjebak dala reruntuhan, petugas pemadam Inggris dan petugas penyelamat akan membantu proses penyelamatan korban. Kami siap membantu pemerintah Indonesia," kata Menteri Pembanguan Internasional Douglas Alexander, seperti dilansir AFP, Jumat (2/10/2009).

Tidak ada komentar: