Kamis, 17 September 2009
GLOBAL WARMING
MAKASSAR WAKILI INDONESIA DALAM PERTEMUAN GLOBAL WARMING
– Kota Makassar mendapat kepercayaan mewakili Indonesia dalam pertemuan tingkat dunia untuk membahas Global Warming yang dijadwalkan berlangsung di Kopenhagen, Denmark, 26 Desember 2009.
Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku suprise mendapat undangan khusus mengikuti pertemuan tingkat dunia tersebut dan undangan itu merupakan bukti bahwa dunia menganggap Makassar berhasil dalam melakukan pencegahan dini terhadap dampak global warning (pemanasan global).
“Inilah bukti kalau dunia internasional mengakui keberhasilan Makassar, dan tentunya kami akan terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah sejak dini dampak negatif dari global warming,” kata Ilham di Balaikota Makassar, Senin (14/9).
Pertemuan internasional tersebut, nantinya akan diikuti sejumlah kepala pemerintahan, dan pemimpin dunia lainnya dari berbagai negara.
Makassar dalam pertemuan itu, merupakan satu-satunya utusan yang bukan ibukota negara. Sebanyak 64 kota mewakili setiap negara diundang dalam pertemuan yang akan membahas global warming tersebut.
Pertemuan itu akan difasilitasi oleh Danish Board Technology, dan mengundang khusus Makassar sebagai wakil Indonesia.
Ilham juga mengemukakan, satu hal yang membuat Makassar mendapat kehormatan mewakili Indonesia, karena adanya program adaptasi migrasi pesisir pantai dengan membangun proyek Revitalisasi Pantai Losari. Proyek ini dinilai berhasil dalam mencegah dampak global warming.
Sementara itu, konsultan Tata Ruang Kota Makassar Danny Pomanto menambahkan, jika sebelumnya dalam pertemuan Kyoto, Kota Makassar hanya menjadi penonton maka di Kopenhagen nanti akan ikut menjadi peserta. “Kita patut berbangga karena menjadi sample dalam merumuskan dunia ke depan,” ujarnya.
– Kota Makassar mendapat kepercayaan mewakili Indonesia dalam pertemuan tingkat dunia untuk membahas Global Warming yang dijadwalkan berlangsung di Kopenhagen, Denmark, 26 Desember 2009.
Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku suprise mendapat undangan khusus mengikuti pertemuan tingkat dunia tersebut dan undangan itu merupakan bukti bahwa dunia menganggap Makassar berhasil dalam melakukan pencegahan dini terhadap dampak global warning (pemanasan global).
“Inilah bukti kalau dunia internasional mengakui keberhasilan Makassar, dan tentunya kami akan terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah sejak dini dampak negatif dari global warming,” kata Ilham di Balaikota Makassar, Senin (14/9).
Pertemuan internasional tersebut, nantinya akan diikuti sejumlah kepala pemerintahan, dan pemimpin dunia lainnya dari berbagai negara.
Makassar dalam pertemuan itu, merupakan satu-satunya utusan yang bukan ibukota negara. Sebanyak 64 kota mewakili setiap negara diundang dalam pertemuan yang akan membahas global warming tersebut.
Pertemuan itu akan difasilitasi oleh Danish Board Technology, dan mengundang khusus Makassar sebagai wakil Indonesia.
Ilham juga mengemukakan, satu hal yang membuat Makassar mendapat kehormatan mewakili Indonesia, karena adanya program adaptasi migrasi pesisir pantai dengan membangun proyek Revitalisasi Pantai Losari. Proyek ini dinilai berhasil dalam mencegah dampak global warming.
Sementara itu, konsultan Tata Ruang Kota Makassar Danny Pomanto menambahkan, jika sebelumnya dalam pertemuan Kyoto, Kota Makassar hanya menjadi penonton maka di Kopenhagen nanti akan ikut menjadi peserta. “Kita patut berbangga karena menjadi sample dalam merumuskan dunia ke depan,” ujarnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar